Kamis, 18 November 2010

Syarat judul yang baik


DALAM PENULISAN JUDUL

1. Judul harus mencantumkan atau menggambarkan topik yang diteliti atau dibahas dengan jelas, contohnya:.
Topik : Mengoptimalkan auditor internal pada yayasan sosial PT Sampoerna untuk mengurangi penyimpangan keuangan yang dilakukan pengurus
Judul : Optimalisasi Peran Auditor
Internal sebagai Upaya
Meminimalkan Tindak
Penyimpangan pada Yayasan
Sosial PT Sampoerna

2. Judul harus jelas sehingga mudah dipahami dengan mendahulukan topik, disusul objek dan tempat penelitian, serta lainnya, contohnya.
Judul yang tidak jelas:
Studi Perbandingan antara Kinerja
Perusahaan Domestik yang Baik dan
Tidak Baik dengan Perusahaan Asing
yang Baik dan Tidak Baik dengan
Menggunakan Analisis Rasio Modal
Saham di Jawa Tengah

Judul yang Jelas:
Perbandingan Kinerja Perusahaan
Domestik dan Asing di Jawa Tengah
berdasarkan Analisis Rasio Modal
Saham
3. Judul tidak boleh dinyatakan dalam bentuk puitis, yakni mengandung makna kiasan atau bukan makna sebenarnya/lugas, contohnya:.
Judul yang puitis:
Menyingkap Tabir Penyimpangan
Pengelolaan Pajak Balik Nama
Kendaraan Bermotor di DKI Jakarta
Judul yang ilmiah:
Penyimpangan Pengelolaan Pajak Balik
Nama Kendaraan Bermotor di DKI
Jakarta: Faktor-faktor Penyebab dan
Upaya Mengatasinya

4. Judul harus singkat tetapi tidak terlalu umum dan luas sehingga menampakkan topik spesifik yang dibahas.
Contoh judul yang terlalu singkat tetapi terlalu umum
Auditor Internal pada Perusahaan
Asing
Contoh judul yang singkat tetapi spesifik
Fungsi dan Kedudukan Auditor Internal pada PT Coca Cola
5. Pernyataan/rumusan judul dalam bentuk frasa berita, tidak boleh dalam bentuk tanya, misalnya “Bagaimanakah Fungsi dan Kedudukan Auditor Internal pada PT Coca Cola?”
6. Judul ditulis dengan penalaran bahasa yang logis, dalam pengertian memiliki penalaran yang dapat diterima oleh logika bidang ilmu tertentu

Contoh yang tidak logis:
Kemampuan Menulis Karya Ilmiah pada Mahasiswa Universitas Sebelas Maret: Studi Perbandingan Mahasiswa di Kecamatan Banjarsari dan Laweyan Surakarta
Contoh yang logis:
Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Mahasiswa Universitas Sebelas Maret: Studi Perbandingan antara Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik

7. Judul harus memenuhi syarat kebahasaan, antara lain ditulis dalan bentuk frase, dihindarkan dari singkatan umum, dan dituliskan dalam Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan
Contoh judul yang tidak memenuhi syarat kebahasaan:
Audit Eksternal secara Berkala merupakan Upaya Mengatasi daripada Penyimpangan Pembiayaan Jamkesmas pada RSR Pemerintah di Kota Surakarta

Kesalahan pertama pada judul di atas adalah pada strukturnya karena berupa kalimat yang ditandai adanya subjek (audit eksternal secara berkala) dan predikat (merupakan upaya mengatasi …), sedangkan yang benar adalah berupa frase (tidak berstruktur S-P). Kedua, pemakaian kata depan daripada yang sebenarnya tidak perlu. Yang ketiga adalah adanya penyingkatan kata yang tidak lazim, yaitu Jamkesmas dan RSR yang merupakan kepanjangan dari jaminan kesehatan masyarakat dan rumah sakit rujukan. Karena itu, susunan judul yang tepat adalah sebagai berikut ini.
Upaya Mengatasi Penyimpangan Pembiayaan Jaminan Kesehatan Masyarakat pada Rumah Sakit Rujukan Pemerintah di Kota Surakarta melalui Audit Eksternal secara Berkala

0 komentar:

Poskan Komentar

Blogger templates